Apakah Pemeriksaan HIV AIDS ditanggung BPJS Kesehatan?

Apakah Pemeriksaan HIV AIDS ditanggung BPJS Kesehatan

Mungkin pertanyaan ini akan muncul di benak para pasien HIV/AIDS. Bukan hanya dari penderitanya saja, namun pihak keluarga dan masyarakat ada juga yang menanyakan pertanyaan tersebut.

Dari Liputan6 InfoBPJSOnline merangkum informasi terkait penderita HIV/AIDS tentang pelayanan yang akan mereka dapatkan dari BPJS Kesehatan. Apakah Pemeriksaan HIV AIDS ditanggung BPJS Kesehatan atau tidak?

Secara umum memang,tugas pemerintah adalah menjamin kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu kebutuhan dasar masyarakat adalah kesehatan.

Apakah Pemeriksaan HIV AIDS ditanggung BPJS Kesehatan
Apakah Pemeriksaan HIV AIDS ditanggung BPJS Kesehatan

Nah, untuk penderita HIV/AIDS yang membutuhkan perawatan intensif. Maka kabar gembira untuk anda, setidaknya angin segar dari BPJS Kesehatan, karena setiap peserta BPJS Kesehatan berhak mendapatkan perawatan penderita penyakit HIV/AIDS (ODHA) secara gratis, alias biaya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

Selama ini pihak BPJS Kesehatan sendiri sudah banyak telaah mendalam khusus untuk membuat peserta lebih terbantu dengan hadirnya BPJS Kesehatan terutama untuk bisa mendapatkan jaminan kesehatan, karena prinsipnya semua peserta punya hak untuk Sembuh dan menjadi hidup yang lebih baik tentunya.

Seperti disampaikan Kasubdit AIDS dan Penyakit Menular Seksual Kemenkes, dr. Siti Nadia, saat ini BPJS telah menanggung biaya perawatan serta pemeriksaan laboratorium penunjang dan pemeriksaan CD4 serta pemeriksaan viral load yang bertujuan untuk memantau kemajuan pengobatan. 

Selain perawatan di RS terkait Infeksi Oppurtunistiknya ditanggung melalui BPJS. Sedangkan obat ARV (antiretrovirus) disediakan oleh pemerintah dan diberikan secara gratis. 

Pasien HIV/AIDS tetap harus memeriksakan kondisi kesehatannya melalui faskes 1 (Puskesmas), setelah dirasa Puskesmas tidak sanggup maka Puskesmas akan memberikan rujukan ke Rumah Sakit yang memiliki fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai yang memiliki layanan ARV, jangan lupa untuk membawa Kartu Peserta BPJS Kesehatan untuk bisa mendapatkan layanan dari BPJS kesehatan.

“Saat ini BPJS Kesehatan memiliki 518 layanan ARV yang tersebar di 34 propinsi. Adapun lama pengobatan ARV bagi ODHA adalah pengobatan seumur hidup”

Pemerintah saat ini terus meningkatkan program dengan melakukan kegiatan secara terpadu dan komprehensif, dari hulu ke hilir. Mulai dari upaya promotif, pencegahan, pengobatan, dan rehabilitatif. Namun upaya pencegahan penyakit atau promotif dan preventif merupakan langkah yang utama.

Demikianlah informasi dari kami. Semoga menjawab pertanyaan anda selama ini. Simak juga: 9 Fakta Perbandingan BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan Swasta, Mana yang Lebih Baik?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *