Informasi BPJS Mandiri yang Harus Anda Ketahui

BPJS Mandiri – Biaya kesehatan yang tak bisa dianggap ringan dan semakin hari kian meningkat membuat banyak masyarakat, utamanya kelas menengah ke bawah, kebingungan untuk memenuhi kebutuhan akan pengobatan dan perawatan jika terserang penyakit.

Tapi kabar baiknya, per tahun 2014 silam, BPJS Kesehatan di bawah naungan pemerintah mulai beroperasi dalam memberikan layanan jaminan kesehatan untuk masyarakat umum baik melalui jalur ketenagakerjaan ataupun BPJS mandiri.

Dengan begitu, daya cover jaminan kesehatan yang diberikan oleh BPJS tak hanya berfokus pada masyarakat dari golongan pekerja yang terikat oleh perusahaan atau badan usaha saja, namun juga semua lapisan masyarakat yang bekerja secara mandiri (wiraswasta) hingga golongan masyarakat miskin.

BPJS Mandiri
BPJS Mandiri

Siapa Saja Yang Bisa Mendaftar BPJS Mandiri?

Berdasarkan regulasi yang dimiliki oleh pihak BPJS Kesehatan, peserta yang dapat melakukan pendaftaran jalur BPJS mandiri adalah mereka yang bukan termasuk golongan masyarakat miskin (PBI) dan juga para pekerja penerima upah (PPU) yang terikat oleh perusahaan.

Untuk peserta golongan PBI mereka tidak dapat melakukan pendaftaran secara mandiri karena memerlukan proses tertentu berdasarkan peraturan yang berlaku. Penerima bantuan iuran biasanya akan menerima kartu kepesertaan sebagai anggota BPJS melalui perantara perangkat desa. Mengingat semua penentuan sasaran masyarakat berhak sepenuhnya bergantung dari pemerintah berdasarkan survei BPS.

Sementara untuk pekerja penerima upah yang bekerja pada perusahaan ataupun badan usaha tertentu, proses pendaftaran keanggotaan BPJS mereka akan sebagian besar melibatkan pihak perusahaan mulai dari proses registrasi hingga pengambilan kartu.

Pekerja biasanya hanya diminta untuk menyerahkan data atau berkas terkait yang diperlukan untuk proses pendaftaran. Keterlibatan perusahaan dalam hal ini bukan tanpa alasan, mengingat perusahaan sendiri sebagai pihak yang ikut menanggung besaran iuran untuk karyawan berdasarkan ketentuan.

Status BPJS Ketenagakerjaan Menjadi BPJS Perorangan atau Mandiri?

Untuk menjawab hal tersebut, sebenarnya ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Pertimbangan ini erat kaitannya dengan keadaan peserta yang sebelumnya memiliki status kepesertaan sebagai BPJS perusahaan. Untuk kasus yang berkaitan dengan keadaan tersebut biasanya ada dua hal yang melatarbelakangi sebagai berikut.

  • Pindah tempat kerja

Bagi pegawai atau karyawan yang telah terdaftar menjadi anggota BPJS ketenagakerjaan pada perusahaan lama dan pindah ke perusahaan yang baru, maka status kepesertaanya harus secepat mungkin diperbarui jika perusahaan baru belum mengikutkan karyawan yang bersangkutan dalam daftar BPJS karyawan yang ditanggung perusahaan.

Untuk kasus seperti ini karyawan dapat menghubungi langsung pihak yang berwenang di perusahaan. Peserta tidak akan menanggung biaya iuran sendiri melainkan perusahaan yang menjadi pihak yang akan menanggung sebagian besar iuran.

  • Diberhentikan dari tempat kerja sebelumnya

Hal ini merupakan penyebab utama kepesertaan BPJS karyawan bersangkutan tidak akan lagi menjadi tanggungan perusahaan, sehingga karyawan yang telah diberhentikan mau tidak mau harus merubah status kepesertaan yang dimiliki menjadi BPJS mandiri. Nah, pada kasus seperti ini, pergantian status ke BPJS perorangan atau mandiri dapat dilakukan.

Prosedur Yang Perlu Dilakukan Untuk Pindah Ke BPJS Perorangan atau Mandiri

Jika pegawai atau karyawan menemukan kasus kedua sebagai kasus yang dihadapi saat ini, maka ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk memperbaharui status kepesertaannya ke BPJS mandiri.

  1. Jika pemberhentian dilakukan karena resign, peserta dapat membawa surat pernyataan resign dari perusahaan terkait.
  2. Membawa berbagai berkas pendaftaran seperti KK, buku tabungan, pas foto 3×4, dan kartu BPJS sebelumnya.
  3. Pengurusan kepindahan status hanya dapat dilakukan di kantor cabang BPJS terdekat dan belum disediakan pelayanan secara onlinenya.

Demikianlah informasi dari kami tentang BPJS Mandiri yang bisa kami bagikan. Semoga memberikan info yang anda butuhkan. Simak juga: Panduan Cara Membuat BPJS Kesehatan Secara Online dan Offline

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *