Cara Mudah Melakukan Cek Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Iuran BPJS Ketenagakerjaan – Berdasarkan ketentuan yang berlaku sesuai UU ketenagakerjaan, setiap elemen pekerja di Indonesia diharuskan untuk menggunakan BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan guna proteksi para pekerja dari berbagai resiko terkait kesehatan, jaminan di hari tua nanti, dan berbagai manfaat lain.

Guna mendukung hal tersebut, BPJS melakukan pelayanan semaksimal mungkin untuk menaungi para pekerja dan perusahaan, mulai dari proses pengurusan hingga cek iuran BPJS ketenagakerjaan.

Kemudahan yang disediakan tersebut tentu merupakan sebuah upaya BPJS ketenagakerjaan dalam meningkatkan dan memperbaiki pelayanan kepada para peserta. Terlebih sebagian besar peserta masih bingung dan awam dalam berbagai hal terkait kepesertaan BPJS karena sebagian besar proses diwakilkan oleh perusahaan atau badan usaha.

Untuk meminimalisir hal tersebut, berikut kami sediakan berbagai alternatif cara mudah dan cepat untuk mengetahui status BPJS ketenagakerjaan yang anda miliki, baik itu untuk mengecek saldo, iuran, dan berbagai data lainnya.

Beberapa Alternatif Melakukan Cek Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Berikut ini beberapa alternatif cara mengecek iuran BPJS Ketenagakerjaan yang bisa anda lakukan:

  • Melalui ATM BNI

Untuk panduannya sangat mudah, silahkan datangi saja ATM BNI terdekat.

  • Melalui website resmi

Untuk peserta BPJS yang memiliki perangkat akses internet dan koneksi aktif, anda dapat melakukan pengecekan iuran dan saldo BPJS ketenagakerjaan anda. Adapun caranya sebagai berikut.

  1. Buka browser internet dan kunjungi website resmi BPJS untuk ketenagakerjaan di bpjsketenagakerjaan.go.id. Pada panel Electronic Service sebelah kanan, pilih dan klik Tenagakerja.
  2. Selanjutnya akan muncul laman untuk Login jika anda sebelumnya sudah pernah melakukan pendaftaran online. Akan tetapi jika anda belum mendaftar sebelumnya maka harus mengikuti proses Registrasi terlebih dahulu dengan klik menu yang tersedia.
  3. Isi semua data yang diperlukan pada formulir pendaftaran dengan benar dan sesuai.
  4. Apabila dirasa semuanya sudah lengkap terisi, klik opsi Daftarkan atau Submit Data.
  5. Sistem akan mengirimkan email konfirmasi pada email yang anda gunakan untuk pendaftaran tadi. Cek inbox untuk melihat link aktivasi akun anda, agar user id dan kata sandi dapat digunakan untuk login.
  6. Jika akun anda telah aktif, pengecekan saldo dan biaya iuran dapat anda lihat dengan cara login terlebih dahulu menggunakan akun yang anda buat dan pilih menu member BPJS ketenagakerjaan.
  • Menggunakan Aplikasi BPJSTK-Mobile

Cek Saldo JHT menggunakan Smartphone
Cek Saldo JHT menggunakan Smartphone
  • Menggunakan SMS Gateway

Andan juga bisa melakukan pengecekan saldo iuran BPJS Ketenagakerjaan melalui SMS. Berikut ini Cek Saldo JHT via SMS :

Cek Saldo JHT via SMS
Cek Saldo JHT via SMS

Cara Menghitung Iuran BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) Perusahaan Terbaru

Anda sedang kebingungan bagaimana cara menghitung iuran BPJS Ketenagakerjaan? Nah, berikut ini kami uraikan juga bagaimana cara menghitung iuran BPJS Ketenagakerjaan serta dasar perhitungan atau tarif iuran bulanan yang harus anda bayarkan.

1. Tarif Iuran Bulanan Untuk Program Jaminan Hari tua (JHT)

Untuk program jaminan hari tua, potongan setiap bulan yang harus anda bayarkan adalah sebesar 5,7% dari upah sebulan dengan rincian:
  • 2% dipotong dari upah pekerja
  • 3.7% dibayarkan oleh pemberi kerja
Upah sebulan yang dijadikan dasar perhitungan adalah Gaji pokok ditambah dengan tunjangan tetap.

2. Tarif Iuran Bulanan untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Untuk jaminan kecelakaan kerja, besaran iuran yang harus dibayarkan adalah berdasarkan persentase yang  disesuaikan dengan tingkat resiko lingkungan kerja, dikali dengan upah sebulan (gaji pokok dan tunjangan tetap) dengan rincian:
  1. Tingkat resiko sangat rendah, 0,24% dari upah sebulan
  2. Tingkat resiko rendah,0,54% dari upah sebulan
  3. Tingkat resiko sedang, 0.89% dari upah sebulan
  4. Tingkat resiko tinggi, 1,27% dari upah sebulan
  5. Tingkat resiko sangat tinggi, 1.74% dari upah sebulan
Untuk program ini sendiri secara keseluruhan dibayar oleh pemberi kerja (perusahaan). Iuran yang dibayarkan (bagi peserta penerima upah), yang besarnya tergantung pada tingkat risiko lingkungan kerja yang sesuai, besarannya dievaluasi paling lama 2 (tahun) sekali, dan mengacu pada table tingkat resiko di atas, semakin besar tingkat resiko lingkungan kerja maka persentase perhitungannya pun semakin besar.

3. Dasar Perhitungan Tarif untuk Program jaminan pensiun (JP)

Untuk program jaminan pensiun sendiri dibayar sebesar 3% dari upah perbulan (gaji pokok + tunjangan tetap) dengan rincian:
  • 2% di bayar oleh pemberi kerja
  • 1% dipotong dari gaji pekerja
Upah setiap bulan yang dijadikan dasar perhitungan iuran terdiri atas upah pokok dan tunjangan tetap. Sejak tahun 2015 batas paling tinggi upah yang digunakan sebagai dasar perhitungan ditetapkan sebesar Rp 7 Juta (tujuh juta rupiah).
BPJS Ketenagakerjaan menyesuaikan besaran upah dengan menggunakan faktor pengali sebesar 1 (satu) ditambah tingkat pertumbuhan tahunan produk domestik bruto tahun sebelumnya. Selanjutnya BPJS Ketenagakerjaan menetapkan serta mengumumkan penyesuaian batas upah tertinggi paling lama 1 (satu) bulan setelah lembaga yang menyelenggarakan urusan pemerintahan dibidang statistik (BPS) mengumumkan data produk domestik bruto.

4. Dasar perhitungan tarif iuran bulanan untuk program jaminan kematian (JKM).

Untuk program jaminan kematian, iuran yang dibayarkan adalah sebagai berikut:
  • Bagi peserta penerima gaji atau upah sebesar 0,30% (nol koma tiga puluh persen) dari gaji atau upah sebulan, dibayarkan oleh perusahaan.
  • Iuran JKM bagi peserta bukan penerima upah sebesar Rp 6.800,00 (enam ribu delapan ratus Rupiah) setiap bulan, dibayar oleh pribadi
Upah setiap bulan yang dijadikan dasar perhitungan iuran terdiri atas upah pokok dan tunjangan tetap.

Table Dasar Perhitungan Tarif Iuran Bulanan BPJS Ketenagakerjaan

Untuk lebih mudahnya, berikut ini kami sajikan tabel dasar perhitungan tarif iuran bulanan BPJS Ketenagakerjaan:
Tabel Dasar Perhitungan Tarif Iuran BPJS Ketenagakerjaan
Tabel Dasar Perhitungan Tarif Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dilakukan setiap tanggal 15 bulan berikutnya.

Bagaimana, sudah cukup jelas bukan? Demikianlah uraian singkat mengenai besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan yang bisa kami bagikan untuk anda. Semoga bermanfaat dan memberikan anda info yang anda butuhkan. Jangan lewatkan juga: Cara Daftar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Mandiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *