Ini Dia Akibat Jika Pembayaran BPJS Kesehatan Terlambat

Pembayaran BPJS Terlambat – Banyak keuntungan yang bisa kita peroleh dengan menjadi anggota BPJS. Salah satu yang paling bisa dirasakan adalah terjangkaunya biaya perawatan saat peserta terkena penyakit yang membutuhkan perawatan lebih lanjut dan intensif.

Namun hal ini hanya berlaku jika status kepesertaan anda masih dalam keadaan aktif, sebaliknya jika pembayaran BPJS terlambat maka keanggotaan tidak aktif.

pembayaran BPJS terlambat
Pembayaran BPJS terlambat

Jika anda telah menjadi peserta tentu anda telah mengetahui jika setiap bulannya anda akan dikenakan tagihan dengan nominal tertentu sesuai kelas. Perlu diketahui jika pembayaran tagihan BPJS tersebut paling lambat pada tanggal 10 di setiap bulannya. Lantas bagaimana jika anda melakukan keterlambatan?

Hal Yang Terjadi Jika Pembayaran BPJS Terlambat

Keterlambatan pembayaran tagihan tentu akan berakibat pada beberapa konsekuensi buruk yang terjadi pada status keanggotaan anda. Untuk lebih jelas simak uraiannya.

  • Status keaktifan akan dihentikan

Adanya keterlambatan yang dilakukan oleh peserta BPJS akan berakibat pada penonaktifan sementara pada status keanggotaan, meskipun keterlambatan yang dilakukan hanya satu bulan. Jika sudah terkena blokir atau tidak aktif, kartu BPJS yang dimiliki peserta tidak berlaku untuk sementara waktu hingga peserta membayarkan sejumlah tunggakan dan tagihan bulan tersebut.

Untuk keterlambatan dengan jangka waktu hingga satu tahun pembayaran tunggakan dan tagihan hanya dapat dilakukan melalui kantor BPJS kesehatan.

Lebih jelasnya dengan contoh kasus seperti ini. Seorang peserta BPJS mandiri kelas 3 menunggak selama 6 bulan dari bulan Januari, sedangkan saat peserta ingin melunasi tagihannya tersebut pada bulan Juli. Jadi besar tagihan yang mesti dibayarkan yakni total tunggakan + bulan pembayaran, yakni total sebesar (25.500 x 6) + 25.500 = Rp 178.500,-.

  • Dikenakan denda untuk kondisi tertentu

Seperti yang telah disinggung di atas, bagi peserta yang telah melunasi tunggakan dan tagihan bulan yang sedang berjalan, sistem kepesertaanya akan aktif kembali. Kartu yang telah diaktifkan kembali tersebut dapat digunakan untuk memperoleh pengobatan. Akan tetapi, untuk kondisi tertentu seperti rawat inap, kartu tidak serta merta bisa digunakan.

Kartu BPJS hanya diperkenankan untuk digunakan kembali setelah 45 hari terhitung dari hari katu diaktifkan kembali. Jadi dengan kata lain sebelum 45 hari tersebut, kartu akan dikenakan denda jika peserta langsung menggunakannya untuk rawat inap.

Terlebih berdasarkan peraturan baru yang berlaku, denda yang semula sebesar 2% kini dinaikkan menjadi sebesar 2,5% untuk pembayaran BPJS terlambat saat menjalani opname. Jadi ada baiknya selalu bayar iuran tepat waktu agar hal ini tak sampai terjadi.

Contoh kasusnya seperti ini, Seorang peserta BPJS jalur mandiri kelas paling murah melakukan keterlambatan selama 2 bulan dan menjalani rawat inap dengan total biaya Rp 5.000.000,- di masa kartu belum bisa digunakan untuk rawat inap.

Dengan kondisi tersebut maka peserta diwajibkan untuk ikut menanggung biaya perawatan dengan perhitungan 2,5% x 5 juta x 2, jadi total denda yang harus dikeluarkan sebesar Rp 375.000,- belum termasuk tunggakan sebesar Rp 76.500,-.

  • Dikenakannya sanksi layanan publik lain

Sesuai dengan peraturan yang berlaku, peserta yang status keanggotaanya sebagai peserta BPJS diblokir atau tidak aktif akan mendapatkan sanksi pada layanan publik lainnya. Sanksi yang dimaksudkan disini seperti tidak dapat membuat SIM, KTP, STNK, Paspor dan administrasi lain yang berkaitan dengan layanan publik dari negara.

Jadi lebih bijak jika menghindari pembayaran BPJS terlambat agar urusan administratif lebih lancar. Agar pembayaran iuran BPJS anda tidak terlambat silahkan baca dan ikuti Panduan Cara Cek Iuran BPJS Kesehatan

Aktifkan Kembali Kartu BPJS Anda yang Terblokir

Kira-kira bagaimana solusi jika kartu BPJS kita kena blokir?

Anda tidak perlu khawatir, karena anda bisa kembali mengaktifkan kembali kartu anda dengan melunasi tagihan BPJS anda yang mnunggak.

Cara membayar tunggakan BPJS ini juga bisa anda lakukan seperti pembayaran premi tiap bulannya.Anda bisa membayar di tempat-tempat yang memang biasa digunakan untuk melakukan pembayaran, seperti fasilitas ATM, kantor pos, Alfamart, Indomaret, dan yang lainnya.

Pembayaran harus dilakukan sekaligus. Semua tunggakan ditambah dengan bunga 2% tanpa adanya sisa tagihan. Hal ini akan memudahkan sistem untuk bisa mengaktifkan kembali kartu BPJS yang tertunggak. Pada dasarnya, pengaktifan kembali kartu BPJS akan berlangsung secara otomatis. Bisa pada hari yang sama setelah pelunasan tunggakan. Atau paling lambat 2×24 jam setelah adanya pelunasan tersebut.

Dalam beberapa kasus, bisa saja kartu BPJS tersebut tidak aktif meskipun pelunasan telah dilakukan dan telah melampaui 2×24 jam. Hal ini wajar saja terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan. Cukup datangi kantor BPJS terdekat dan lakukan pembukaan blokir secara manual di sana. Jangan lupa untuk membawa serta kartu BPJS beserta seluruh kuitansi pelunasan tunggakan tersebut sehingga pihak BPJS dapat melakukan pembukaan blokir dengan segera.

Bagaimana? Sudah cukup jelas bukan? Agar tidak terlalu berat, sebaiknya anda menghindari pembayaran BPJS terlambat. Semoga bermanfaat. Simak juga: Syarat Membuat BPJS Kesehatan Berdasarkan Golongan Masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *