Syarat Pembuatan BPJS Berdasarkan Golongan

Syarat Pembuatan BPJS – Mengikuti program jaminan sosial dan kesehatan, semisal BPJS tentu akan memberi anda berbagai kemudahan. Jangan sampai ketika sudah sakit atau terkena resiko lain, kita baru terpikir untuk mendaftar sebagai peserta karena hal tersebut hanya akan meninggalkan penyesalan.

Ada baiknya anda melengkapi syarat pembuatan BPJS dan secepatnya menjadi peserta agar tak ada penyesalan nantinya.

syarat pembuatan BPJS
Syarat Pembuatan BPJS

Mungkin hal yang terbersit di benak anda sebelum membuat anggota kepesertaan adalah persyaratan apa saja yang musti dipenuhi. Namun, sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu anda ketahui terkait jenis kepesertaan BPJS ini, karena setiap jenis BPJS akan membutuhkan persyaratan yang berbeda pula untuk proses pembuatannya. Secara umum peserta digolongkan ke dalam 3 kategori berbeda sebagai berikut.

  • Peserta dari Penerima Bantuan Iuran. Peserta jenis ini merupakan golongan masyarakat yang tergolong tidak mampu atau berada di bawah garis kemiskinan.
  • Peserta dari Pekerja Penerima Upah. Mereka yang termasuk pekerja dengan gaji dan tunjangan tetap baik itu pegawai negeri atau swasta merupakan yang tergolong dalam jenis ini.
  • Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja. Peserta jenis ini terdiri dari golongan pekerja mandiri tanpa ikatan dengan badan usaha (wiraswastawan), pensiunan, investor, dan perusahaan.

Syarat Pembuatan BPJS berdasar golongan peserta

Setelah anda memahami ketiga jenis peserta BPJS yang ada, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan berbagai keperluan dokumen terkait persyaratan yang dibutuhkan. Untuk lebih jelasnya berikut syarat pembuatan BPJS ketenagakerjaan dan jalur mandiri.

  • BPJS Ketenagakerjaan

Seperti yang telah kita singgung di bagian awal tadi, peserta dari golongan ini yakni mereka yang terikat dengan badan usaha dan mendapat gaji serta tunjangan. Peserta tidak bisa melakukan pendaftaran sendiri, namun dapat bergabung melalui perwakilan dari perusahaan atau wadah organisasi kerja. Untuk dokumen lampiran, beberapa dokumen yang musti dipersiapkan perusahaan dan para karyawan antara lain.

  1. SIUP asli dan fotokopi
  2. NPWP perusahaan dan fotokopiannya
  3. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) masing-masing karyawan yang akan didaftarkan
  4. Fotokopi KK para karyawan yang akan didaftarkan
  5. Pas foto masing-masing karyawan berukuran 2×3 sebanyak 1 lembar dan masing-masing anggota KK yang terlibat

Untuk tenaga kerja yang berada di luar hubungan kerja seperti sektor informal dalam yang membentuk organisasi dengan minimal 10 orang, ada beberapa sedikit perbedaan.

  1. Surat izin usaha dari lingkungan setempat (RT/RW/Kelurahan)
  2. Fotokopi KTP para pekerja
  3. Fotokopi KK dari masing-masing pekerja
  4. Pas foto berwarna dengan ukuran 2×3 masing-masing pekerja

Setelah semua dokumen dilengkapi, perwakilan badan atau organisasi usaha dapat melakukan pendaftaran untuk karyawannya dengan membawa dokumen terkait ke kantor BPJS terdekat dengan lokasi.

  • BPJS Jalur Mandiri

Bagi yang tidak termasuk ke dalam suatu wadah usaha/perusahaan ataupun bukan penerima bantuan iuran, maka peserta dapat melakukan pendaftaran secara mandiri. Beberapa syarat untuk membuat BPJS jalur mandiri sebagai berikut.

  1. Fotokopi KK
  2. Fotokopi kartu identitas (KTP, SIM, ataupun paspor) masing-masing individu dalam 1 KK terkait
  3. Fotokopi rekening bank (sifatnya hanya opsional). Bagi yang ingin mengambil kelas 1 dan 2, persyaratan ini perlu dilampirkan
  4. Pas foto berwarna sebanyak 1 lembar dengan ukuran 3×4 masing-masing anggota keluarga dalam 1KK.

Setelah semua keperluan akan syarat pembuatan BPJS mandiri anda lengkapi, selanjutnya anda bisa mengunjungi kantor BPJS kesehatan untuk melakukan proses registrasi lebih lanjut.

Simak juga: Informasi BPJS Mandiri yang Harus Anda Ketahui

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *